Selamat Datang di Laman Resmi KPU Kabupaten Tanggamus ----- Melayani Rakyat Menggunakan Hak Pilihnya -----

13 Januari 2009

Daerah Siap Sukseskan Pemilu 2009

Sosialisasi, penandaan, suara terbanyak, dan logistik masih jadi persoalan.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mardiyanto mengatakan jajaran pemerintah dan pemerintah daerah (pemda) siap mendukung kelancaran dan kesuksesan Pemilu 2009. Kesiapan dukungan itu disampaikan Mendagri di sela-sela rapat kerja dan kunjungan Mendagri terkait pemantapan kesiapan dukungan pemilu oleh pemerintah ke Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), dan Riau, Minggu (11/1) hingga Selasa (13/1).

"Dari hasil koordinasi ini kita berangkat dan insya Allah daerah kondusif dan siap melaksanakan pemilu," kata Mardiyanto kepada wartawan seusai raker dengan jajaran muspida di Sumut dan NAD, kemarin.

Mardiyanto mengatakan setidaknya ada tiga poin utama yang dibahas dalam raker pemantapan kesiapan dukungan pemilu tersebut. Yakni, terkait kesiapan daerah dan penyelenggara pemilu, baik Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan jajarannya, kesiapan penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) tentang fasilitasi dan pembantuan terhadap penyelenggaraan pemilu dari pemerintah, dan masukan dan usulan daerah untuk perbaikan sistem pemilu mendatang.

Penyelenggara pemilu di daerah juga mempertanyakan kelancaran proses pembentukan lembaga pengawas di daerah yang diakui masih menemui sejumlah kendala, terutama persyaratan untuk menjadi calon anggota panitia pengawas pemilu (panwaslu).

Guna mematangkan kesiapan penyelenggaraan pemilu di daerah raker kali ini turut dihadiri KPU dan Bawaslu beserta jajarannya di daerah terkait.

Sebelumnya, Gubernur Sumut Syamsul Arifin mengatakan pihaknya telah siap mendukung kesuksesan penyelenggaraan pemilu ke depan. Pemerintah Provinsi Sumut kini hanya tinggal menunggu tindak lanjut penyelesaian dan pengesahan sejumlah peraturan kepemiluan, seperti Perpres terkait pembantuan dan dukungan pemerintah terhadap pemilu dan logistik serta Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu) terkait revisi UU Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilu dan UU Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD.

Secara terpisah, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Departemen Dalam Negeri (Depdagri) Saut Situmorang mengatakan Mendagri telah mengusulkan dua buah Perpres ke Presiden. Masing-masing Perpres tentang pembantuan atau fasilitasi dan dukungan pemerintah dalam pemilu serta Perpres tentang desk monitoring Pemilu 2009.

"Draf sudah diusulkan ke Presiden dan tinggal menunggu finalisasi dan pengesahan dari Presiden," katanya.

Ketua Bawaslu Nur Hidayat Sardini mengatakan aparatur di daerah, baik pemerintah maupun penyelenggara saat ini sesungguhnya sudah siap melaksanakan pemilu. Mereka tinggal menunggu kepastian kebijakan dari pusat terkait berbagai kendala yang muncul di daerah. Setidaknya, ada tiga kendala utama yang selalu dibahas dalam raker bersama daerah, yakni persoalan belum optimalnya sosialisasi pemilu terkait perubahan tata cara pemberian suara dari coblos ke contreng, aturan suara terbanyak, serta kesiapan pengadaan logistik pemilu.

"Selalu saja di setiap koordinasi dengan daerah saya dengar tiga kendala utama, sosialisasi, penandaan dan suara terbanyak, serta logistik," katanya.

Anggota KPU Syamsulbahri mengatakan, dalam rangka mempercepat persiapan penyelenggaraan pemilu di daerah, KPU tengah berupaya kuat agar Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Pemilu 2009 untuk KPU daerah bisa segera disahkan dan dicairkan oleh pemerintah. KPU saat ini juga sedang berupaya memantapkan persiapan pengadaan logistik pemilu di daerah demi kelancaran pelaksanaan pemungutan suara pemilu legislatif ke depan. Termasuk, mempersiapkan usulan payung hukum berupa Perpres terkait revisi kedelapan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 80 Tahun 2003 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah guna mengatasi berbagai kendala pengadaan logistik pemilu di daerah. [www.jurnalnasional.com]

Sumber: http://www.depdagri.go.id/

0 komentar:

Terima kasih atas kunjungannya
Cara Membuat Blog Blogger Indonesia