Selamat Datang di Laman Resmi KPU Kabupaten Tanggamus ----- Melayani Rakyat Menggunakan Hak Pilihnya -----

18 Maret 2009

Kampanye dalam Bentuk Rapat Umum Hingga 5 April 2009

Mulai Senin (16/3) kemarin, kampanye partai politik peserta Pemilu 2009 dalam bentuk rapat umum resmi dimulai. Hingga tanggal 5 April 2009 nanti secara bergantian 38 parpol diberi hak untuk melakukan kampanye dalam bentuk rapat umum.

Pembukaan masa kampanye dalam bentuk rapat umum ditandai dengan grand launching pencanangan kampanye damai yang diselenggarakan di Hall D2 Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran dari pukul 09.00-13.00. Hadir dalam acara tersebut perwakilan parpol, termasuk para ketua umum, selain mengikuti acara ini, para pimpinan partai juga memberikan orasi singkat sekitar 2-3 menit mengenai ikrar kampanye damai tersebut.

“Dengan acara ini, kita memandang ada baiknya mengingatkan parpol untuk mulai melakukan kampanye dalam bentuk rapat umum dengan damai,” ujar Anggota KPU Sri Nuryanti dalam keterangan pers di Kantor KPU, Jumat (13/3).

Setiap hari, KPU menetapkan rata-rata empat parpol akan melakukan kampanye dalam bentuk rapat umum di setiap provinsi, kecuali Provinsi Bali.

KPU juga telah menetapkan sejumlah sanksi dan pelanggaran dalam pelaksanaan kampanye dalam Peraturan KPU No 19 Tahun 2008 tentang Pedoman Pelaksanaan Kampanye Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD. Misalnya dalam Pasal 26 poin (1) disebutkan larangan dan pengenaan sanksi terhadap pelaksana, peserta, dan petugas kampanye, di antaranya dilarang untuk mempersoalkan dasar negara Pancasila, Pembukaan UUD 1945, dan bentuk NKRI; melakukan kegiatan yang membahayakan keutuhan negara; menghina seseorang, agama, suku, ras, golongan atau peserta pemilu lain; menggunakan fasilitas pemerintah; tempat ibadah dan tempat pendidikan; serta menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada peserta kampanye.

Sementara itu, poin (2) melarang pelaksana kampanye mengikutsertakan petinggi Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, Badan Pemeriksa Keuangan, pemerintah Dati I dan II, pejabat Bank Indonesia, pejabat BUMN/BUMD, pegawai negeri sipil, anggota TNI dan Polri, perangkat desa dan pejabatnya, anggota badan permusyawaratan desa dan warga negara Indonesia yang tidak memiliki hak pilih.

Pejabat yang Ajukan Cuti Kampanye

Depdagri telah menerima surat pengajuan cuti dari 21 pejabat negara dari seluruh daerah di Indonesia untuk keperluan kampanye Pemilu 2009.

Humas Depdagri, Saur Situmorang disela-sela wisuda IPDN di Jatinangor, Jabar, Sabtu, mengatakan 21 pejabat yang sudah pengajuan izin cuti.

Pejabat yang mengajukan cuti diantaranya:

Gubernur Sumatera Selatan
Gubernur Kalimantan Tengah
Gubernur Kalimantan Barat
Gubernur Nangroe Aceh Darussalam
Wakil Gubernur Nangroe Aceh Darusalam
Wakil Gubernur Kalimantan Tengah
Wakil Gubernur Sulawesi Utara
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah.

Bupati Subang
Bupati Poso
Bupati Tolitoli
Bupati Bualemo
Bupati Bonebolemo
Bupati Gorontalo
Wakil Bupati Bonebolamo
Wakil Bupati Bualemo
Wakil Bupati Gorontal

Wali Kota Banjarmasin
Wali Kota Gorontalo
Wakil Wali Kota Banjarmasin
Wakil Walikota Gorontalo.

Ketentuan cuti tersebut sesuai Peraturan Pemerintah (PP) nomor 14 tahun 2009 tentang Tata cara pejabat pemerintah dalam melaksanakan kampanye Pemilu, cuti akan diberikan satu hari kerja dalam satu minggu.

“Bagi daerah yang pejabatnya cuti kampanye secara bersamaan jadwalnya akan diatur,” ucapnya. Bagi daerah yang kedua pejabat negara cuti kampanye maka sekretaris Daerah (sekda) bertugas untuk menangani penyelenggaraan pemerintah daerah sehingga tidak perlu khawatir apabila terjadi kekosongan pemimpin.

Permintaan cuti diajukan paling lambat 12 hari sebelum pelaksanaan Kampanye Pemilu. Dalam melaksanakan Kampanye Pemilu, Pejabat Negara dilarang menggunakan fasilitas negara, memobilisasi aparat bawahannya untuk kepentingan kampanye, menggunakan dan/atau memanfaatkan dana yang bersumber dari keuangan negara baik secara langsung maupun tidak langsung, dan/atau menggunakan fasilitas Badan Usaha Milik Negara dan Badan Usaha Milik Daerah. (pemiluindonesia.com)

0 komentar:

Terima kasih atas kunjungannya
Cara Membuat Blog Blogger Indonesia