Selamat Datang di Laman Resmi KPU Kabupaten Tanggamus ----- Melayani Rakyat Menggunakan Hak Pilihnya -----

18 Juli 2013

KPU RI LUNCURKAN DPS ONLINE

Klik Gambar Untuk Memastikan
Nama Anda Terdaftar di DPS
Jakarta, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) meluncurkan daftar pemilih sementara (DPS) secara online, Selasa (16/7) di Media Center KPU, Jl Imam Bonjol 29 Jakarta Pusat. Fasilitas ini disediakan untuk memudahkan masyarakat dalam mengecek keberadaan dirinya dalam DPS. 

“Untuk mengeceknya, masyarakat dapat membuka portal kpu www.kpu.go.id. Di dalamnya ada menu DPS Pemilu 2014. Masyarakat tinggal buka, masukkan nama dan alamat sesuai kartu tanda penduduk (KTP). Setelah itu akan muncul nama, tempat lahir, jenis kelamin dan lokasi tempat pemungutan suara (TPS),” terang Ketua KPU Husni Kamil Manik didampingi komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah dan Hadar Nafis Gumay.

Husni mengatakan hingga saat ini, DPS yang sudah masuk ke server KPU sebanyak 104 juta pemilih. “Jadi kalau pas dicek ternyata namanya belum ada di DPS online bukan berarti tidak terdaftar sebagai pemilih. Bisa saja datanya belum dientry ke server,” ujarnya. Tapi kalau benar-benar belum terdaftar kata Husni, pemilih disarankan untuk mendaftar ke panitia pemungutan suara (PPS) di desa/kelurahan masing-masing.

Sementara Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengatakan DPS online merupakan ikhtiar KPU untuk menyosialisasikan DPS secara massif kepada pemilih. “Kami berharap masyarakat proaktif untuk melakukan pengecekan. Kerja sama masyarakat jelas berkontribusi terhadap kualitas daftar pemilih,” ujarnya.

Husni mengatakan hingga saat ini DPS yang sudah terekap secara nasional baru 177 juta. Data dari beberapa daerah di Sumatera Selatan, Maluku Utara dan Papua belum masuk ke KPU Pusat.

“Perlu saya tegaskan bahwa KPU sebenarnya tidak melakukan rekap secara nasional dalam tahapan pemilu. Rekap itu dilakukan hanya untuk evaluasi kerja penyelenggara dalam pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih mulai dari KPU Provinsi sampai ke panitia pemutakhiran data pemilih (Pantarlih),” bebernya.

Rekap juga dilakukan untuk memenuhi kebutuhan publik akan percepatan arus informasi. Husni mengatakan pihaknya juga melakukan pengiriman data secara offline dari KPU Provinsi ke KPU untuk mengatasi adanya kendala pengiriman secara online dari beberapa daerah tersebut.

“Banyak faktor yang menyebabkan pengiriman data secara online di beberapa daerah terkendala di antaranyabandwidh yang masih kecil dan kesibukan pada jaringan,” ujarnya. Nantinya, kata Husni, data yang dikirim secara offline akan di entry lagi ke server KPU. Sehingga semua masyarakat yang sudah terdata dapat mengecek DPS online. (gd)

0 komentar:

Terima kasih atas kunjungannya
Cara Membuat Blog Blogger Indonesia