KPU Tanggamus Ikuti Webinar Seri 1 Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan - KPU KABUPATEN TANGGAMUS
Selamat datang di laman resmi Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tanggamus

03 September 2021

KPU Tanggamus Ikuti Webinar Seri 1 Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan

Kota Agung, 3 September 2021 - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tanggamus mengikuti Webinar Desa Peduli  Pemilu dan Pemilihan, Seri 1 dengan teme "Demokrasi, Pemilu dan Partisipasi". 

Acara dibuka oleh ketua KPU RI  Ilham Saputra dan Moderator Anisha Dasuki dengan Narasumber Hariyono "Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila" dengan materi Demokrasi Pancasila "Memahami Realitas dan Merealisasi Kehidupan-Kehidupan Yang Lebih Baik, dan Muhadam Labolo "Dekan Fakultas Politik Pemerintahan Institut Pemerintahan Dalam Negeri" dengan materi Partisipasi Politik Masyarakat Desa Dalam Pemilu dan Pemiliahn, Mewujudkan Demokrasi Substansial di Indonesia.

Ada beberapa hal yang mendasar mengapa program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan ini penting untuk digagas dan dilaksanakan :
1. Hasil evaluasi dan rekomendasi pelaksanaan Pemilihan 2020 dan Pemilu 2019
2. Semakin maraknya politik uang disetiap gelaran Pemilu/Pemilihan
3. Banyaknya berita hoax yang tersebar dikalangan masyarakat menjelang Pemilu/Pemilihan
4. Sikap Apatisme dan Pragmatisme Masyarakat terhadap Pemilu/Pemilihan
5. Masih rendahnya tingkat partisipasi pemilih di beberapa daerah 
6. Masih terjadi beberapa konflik horizontal/ kekerasan di masa Pemilu/Pemilihan
7. Tingkat Pelanggaran Pemilu/Pemilihan masih cukup tinggi
8. Dalam rangka pemerataan Pendidikan Pemilih di seluruh wilayah Indonesia

Dalam pemaparan materinya Hariono menyampaikan "Satu hal harus kita kemukakan, kita jagan lupa bahwa Pancasila adalah soal perjuangan. Pancasila tidak kita warisi dari nenek moyang menurut hukum  Mendel. Pancasila adalah soal keyakinan dan pendirian yang asasi. Pancasila tidak akan bisa tertanam dalam jiwa kita jika kita sendiri masing-masing tidak berjuang. Baik untuk masyarakat dan negara maupun untuk setiap individu, usaha penanaman Pancasila harus berjalan terus menerus, tak ada hentinya. Tak seorang pun akan menjadi Pancasila kalau dia tidak membuat dirinya Pancasilais. Negara kita tidak akan menjadi negara Pancasila jika kita tidak membuatnya terus menerus” (Driyarkara, 1966).

Dr. Muhadam Labolo menyampaikan ada beberapa problem Partisipasi Politik di Desa :
1. Ketiadaan perubahan konkrit
2. Rendahnya kesadaran politik
3. Minimnya daya tarik (materil/non materil).
 
# kpu melayani
# pemilih berdaulat negara kuat 

Tidak ada komentar: