Webinar Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan Seri 6 "Modus Operandi dan Solusi Kampanye SARA dalam Pemilu dan Pemilihan" - KPU KABUPATEN TANGGAMUS
Selamat datang di laman resmi Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tanggamus

12 Oktober 2021

Webinar Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan Seri 6 "Modus Operandi dan Solusi Kampanye SARA dalam Pemilu dan Pemilihan"


Kota Agung, 12 Oktober 2021 - Webinar Desa peduli Pemilu dan Pemilihan, seri 6: dengan Tema "Modus Operandi dan Solusi Kampanye SARA dalam Pemilu dan Pemilihan".

Acara dibuka oleh ketua KPU RI Ilham syaputra, dan dimoderatori oleh Maya Karim jurnalis TVRI.pemateri pertama .akademisi Fisip Universitas Airlangga Kris Nugroho, memaparkan 5 Prinsip Pemilu Demokratif, Hak pilih universal, kesastraan, Luber & jurdil, bebas dari kekerasan/paksaan, Non diskriminasi.

Beliau juga menawarkan solusi terhadap politisasi SARA dalam kampanye :

*Memperkuat kelembagaan struktur mobilisasi partai politik

*Mempertegas regulasi Pilkada, memberi sanksi politisasi SARA dalam kampanye (denda, pidana, pembatalan pencalonan)

*Memperkuat Pengawasan Pemilihan

*Memperkuat literasi politik, demokrasi kesetaraan politik ==fungsi Parmas dan Sosialisaì penyelenggara pemilu di perkuat.

Sementara pemateri kedua Prof. Valina Singka Subekti, dari UI menyimpulkan bahwa maraknya kampanye SARA adalah karena sistem pemilu kita berasaskan langsung dengan memilih calon/kandidatnya secara langsung had to had, maka daya saing /kompetisi dalam kampanye, yang akhirnya mendorong mobilisasi parpol dalam menghembuskan isu_isu SARA.

Begitu juga dengan adanya Parlemen threshold dan presiden threshold yang cukup tinggi dan revolusi digital. Teknologi informasi yang sangat mempengaruhi dunia politik, pemilih mudah terpengaruh dan terprovokasi dan tidak memfilter informasi yang diterima.

Hal yang memungkinkan marak nya kampanye SARA di pengaruhi oleh pendidikan pemilih dan keadaan ekonomi masyakarat yang masih "miskin".

#kpumelayani

Tidak ada komentar: